Kontak Pengaduan : 082362083860

MEDAN – Dalam upaya mendeteksi dan mengantisipasi Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN), Rumah Tahanan Perempuan Kelas II A melakukan tes urin kepada pegawai dan warga binaan  Rabu (03/03/21).

Kepala Rutan Perempuan Kelas II A Medan Ema Puspita Bc.IP, S.Pd,MH mengatakan, giat yang dilaksanakan tetap mengikuti disiplin protokol kesehatan dengan Alat Pelindung Diri sarung tangan bagi petugas, peserta mengenakan masker, menjaga jarak, dan penggunaan hand sanitizer sebelum dan sesudah mengambil sampel urine.

Sedangkan, alat yang digunakan untuk pemeriksaan urine, mempunyai parameter pendeteksian berbagai jenis narkoba, diantaranya metamhetamine, Cocain (COC) dan K2 (Ganja Sintetis). Sehingga, tanpa harus berlama lama, hasilnya langsung dapat diketahui dan lebih valid.

“Kegiatan ini merupakan wujud implementasi pelaksanaan Inpres Nomor 2 Tahun 2020 tentang Rencana Aksi Nasional P4GN, serta tindaklanjut atas arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjen PAS) tentang upaya-upaya dan langkah progesif yang harus dilakukan seluruh Lapas/ Rutan dalam melakukan deteksi dini pencegahan, penanganan gangguan keamanan dan ketertiban. Inilah salah satu bukti bahwa Rutan Perempuan Kelas II A Medan anti terhadap narkoba,” terang mantan Kepala Seksi Kegiatan Kerja Lapas Perempuan Kelas II A Jakarta tersebut.

Ema Puspita menegaskan, pemeriksaan urine ini rencananya akan terus dilakukan secara berkala sebagai upaya nyata Rutan Perempuan Medan untuk membersihkan lingkungan Rutan dari bahaya dan penyalahgunaan narkoba.

Disamping pemeriksaan tes urine, sambung Ema, upaya pencegahaan penyalahgunaan narkoba dan barang terlarang lain yang dilakukan yaitu dengan melakukan penggeledahan secara rutin setiap kamar hunian warga binaan pemasyarakatan (WBP) serta melakukan pemeriksaan ketat, tertib dan teliti terhadap setiap orang yang akan memasuki lingkungan Rutan Perempuan.

“Kami berkomitmen akan terus melakukan aksi P4GN secara mutlak didalam Rutan, sehingga Rutan Perempuan Medan ini bebas dari narkoba. Karena itu, mari kita bersama sama melakukan pencegahan narkoba secara sungguh sungguh dan bertanggung jawab,” imbuhnya.
Dalam kegiatan tersebut, terpantau awak media satu persatu seluruh aparatur termasuk Kepala Rutan Perempuan Ema Puspita Bc.IP, S.Pd,MH menjalani tes urine, disusul Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan Santina Turnip SH, Kepala Sub Seksi Bimbingan Kegiatan Ika Suryani Meliala SH, Kepala Sub Seksi Pelayanan Tahanan Irma Syafitri Harahap Amd.IP, SH, Kepala Sub Seksi Pengelolaan Julitri Roma Pasaribu SH, MH dan lainnya.

Pelaksanaan kegiatan tes urine seluruh pegawai Rutan Perempuan klas II A ,sejumlah 48 orang dari jumlah pegawai 58 orang, keterangan 4 orang cuti dan 6 orang tidak hadir dan mereka akan melaksanakan pemeriksaan urine selanjutnya.
Tes urine itu juga dilakukan terhadap WBP Rutan Perempuan Medan dan bagi Napi kasus narkoba, pemeriksaannya dilakukan secara ketat dan hasil sample urinenya diserahkan ke petugas jaga.

@kemenkumhamri
@ditjenpas
@kemenkumhamsumut
@divisipemasyarakatansumut
@diary_kemenkumham
#kumhampasti
#ruperdanpasti
#ruperdanWBK
#ruperdanbersinar